Taruna Bima beserta 2 orang taruna lainnya merupakan perwakilan Kontingen STMKG dalam lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Bangka Belitung. Perlombaan yang dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober hingga 3 November 2017 ini diikuti oleh beberapa peserta dari berbagai instansi. Tulisan yang berjudul “Rancang Bangun Sistem Peringatan Dini Banjir Lokal Melalui Monitoring Drainase Otomatis Berbasis Bluethooth Dan Virtuino” ini akhirnya berhasil mengantar Kontingen STMKG keluar menjadi juara I.

Cara Kerja Sederhana

Alat tersebut menggunakan sensor ultra sonik berbasis Arduino dan menggunakan modul bluetooth sebagai komunikasinya. Cara kerjanya sederhana dengan mencari parameter tinggi dan luas permukaan drainase atau selokan. Dengan software Virtuino, instrumen akan mengirimkan peringatan melalui pesan singkat “SIAGA” ketika level air mencapai 95% dan “AWAS” jika level air mencapai lebih dari 100%. Kelebihan lain dari instrumen ini adalah portabel sehingga dapat ditempatkan dimana saja dan tidak membutuhkan sumber energi PLN karena telah didukung panel surya.

Produktif di Minggu Remedial

Waktu senggang minggu remedial dimanfaatkan dengan mencari lomba hingga berhasil menciptakan alat, disaat lainnya lebih senang mengunakan waktunya untuk bermain. Selain  sebagai ajang pengembangan diri, motivasi lain mengikuti perlombaan ini yaitu jalan-jalan dan mendapatkan pengalaman naik pesawat untuk pertama kalinya. Namun siapa sangka, yang awalnya hanya merasa sebagai taruna instrumentasi ‘kemarin sore’ kini Taruna Bima dkk. justru berhasil membawa nama kampus STMKG sebagai juara I.

ITARSI sebagai wadah taruna instrumentasi besar-kecil berperan pada perlombaan ini.  Karena banyaknya open sharing ilmu yang belum pernah diperoleh sebelumnya, misalnya pemrograman maka dengan bantuan senior-senior dan para ahli di bidangnya ikut andil dan membantu perancangan alat ini, bahkan akan bermanfaat hingga skripsi.

Saran dia untuk ITARSI bisa memberikan publikasi dan juga seleksi terhadap kemampuan orang-orang, misalkan ada yang ahli di web atau program, dll bisa sharing kepada yang mau dan minat berlatih, agar ketika akan ada lomba kita bisa mengikuti sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

Manajemen Waktu yang Baik

Pencarian ide merupakan salah satu tahapan tersulit, karena penerapan ide sekaligus manfaatnya harus berhubungan dengan tema perlombaan. Perancangan alat ini membutuhkan  dana hingga harus rela patungan untuk menutup kebutuhan anggaran. Kendala lain yang dialami terkait dengan sistem instrumen yaitu peralihan sistem komunikasi IoT dari rencana A ke bluetooth sebagai rencana B, dikarenakan modul yang akan digunakan justru error dan sudah mendekati batas pengumpulan. Penggarapan proyek ini bersamaan dengan kesibukan kegiatan kampus, tugas, maupun ujian. Diperlukan pengaturan jadwal yang baik dan seimbang untuk dapat memanajemen waktu antara urusan kampus dan kesibukan perancangan alat yang mendekati deadline.

Harapannya even tahunan, seperti Komurindo dari Lapan dan even-even lomba lainnya dapat dilakukan persiapan baik dan matang. ITARSI MAJU!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *